Oka Art Networking
Pada dasarnya seniman adalah bagian dari sistem namun ia harus memainkan peran aktif sebagai agen perubahan. Seniman atau perupa hari ini sudah semestinya paham akan dinamika dan tantangan zamannya. Ia harus sanggup menganalisis dan bersikap kritis tidak ikut manut saja. Ia harus mengerti bagaimana sistem ekonomi pasar selain memberikan manfaat juga melahirkan banyak persoalan baik pada ranah seni budaya maupun ranah politik, sosial, lingkungan hidup maupun sistem keyakinan.
Kesadaran menjadi seniman profesional yang terintegrasi mesti disiapkan sedini mungkin. Ini berarti, perupa muda mesti tergabung dalam jejaring art world, semisal galeri, art management, art event organizer, promoter, curator, penulis, lembaga pendidikan dan apa pun yang berkaitan dengan medan seni rupa. Kecakapan sosial seorang perupa sedang diuji ketika ia mulai berintegrasi. Disisi lain, mereka juga wajib cakap dalam berkarya, baik secara teknikal maupun konseptual, seniman yang mampu menyiapkan dirinya dalam jaringan seni sejatinya mempunyai karakter dan kecakapan diri yang luar biasa. Ia harus mampu mengoptimalkan segenap potensi yang dimiliki, baik potensi ke dalam (diri sendiri) ataupun potensi keluar (berkaitan dengan orang lain). Kecakapan sosial penting untuk dimiliki setiap insan seni rupa. Sebab, dengan kecakapan ini, kita mampu mempresentasikan proses kreatif yang telah dan akan dijalani kepada publik yang lebih luas, hingga tercipta sirkulasi intelektual (wacana dan estetika) di dalamnya. Bagaimana para seniman muda mampu memposisikan diri dalam jejaring seni rupa secara optiman, melakukan proses intermediasi dalam medan yang lebih komplek, bersinergi membangun iklim kesenian yang kondusif dan progresif.
Oka Art Networking adalah praktek menghubungkan diri dengan dua atau lebih organisasi, lembaga, akademisi, pemerintahan, investor atau para pengusahan yang memiliki ruang atau space serta mempunyai niatan apresiasi terhadap kesenian dan kebudayaan, bersinergi bersama-sama untuk tujuan berbagi (sharing) data serta berbagai manfaat lainnya (resources). Jaringan seni (ArtNetworking) dibangun dengan sistem gotong royong dengan asas kekeluargaan untuk mengkomunikasikan ide atau gagasan-gagasan kesenian kepublik yang lebis luas.
Art networking yang terstruktur sangat dibutuhkan, terutama pada zaman yang semakin lama semakin canggih seperti ini, karena jaringan itu tentu sangat penting untuk berlangsungnya hubungan atau komunikasi epektif antar pelaku kesenian ataupun yang bukan dari kalangan seni. misalnya saja untuk berbagi atau sharing gagasan atau ide-ide kebudayaan, tidak mungkin setiap seniman bergerak secara independen (sendiri), mereka membutuhkan temen kerja untuk mendukung gagasannya, makannya dibuatlah jaringan untuk mengkomunikasikan gagasan seniman itu untuk berbagi pengalaman artistik secara bersama-sama, satu untuk semua.
